Kita terlahir dari kota yang berbeda. Tapi kerap kali membicarakan tema yang sama. Yaitu "CINTA"

Sabtu, 05 November 2011

Goresan 7 ( organ tubuh )

Goresan 6 tentang MULUT ( organ tubuh )

Mulut tak kalah pentingnya dengan organ yang lain dalam hidupku.Dia yang selalu bersedia mengeluarkan yang tulisan di hatiku melaui suaranya.Entah sudah berapa banyak tulisan di hatiku yang dia keluarkan,maaf aku tak punya banyak waktu untuk menghitungnya.Dia jga mungkin ingin mengatakan kepadaku bahwa dia lelah menemaniku.Namun dia masih memiliki perasaan lebih untuk tetap menemaniku,dan menyampaikan setiap maksudku kepada orang yang mau mendengarkanku.
  Mungkin dia jauh lebih senang jika aku mau menurutinya untuk diam  sejenak,namun terkadang aku mengabaikan itu,maaf kan aku ,karena saat ini aku masih belum bisa mewujudkan keinginanmu.Dan terima kasih telah membantuku dan mengerti aku.

Goresan 5 tentang tangan(organ)

Cuma bisa bilang terima kasih dan maaf untukmu tanganku.Setiap saat memaksamu menyentuh keyboard atau juga baris dari buku.Kau yang membantuku menuangkan semua yang tersimapan di benakku leawat tulisan.Kau yang merangkai huruf menjadi kata dan juga menjadi satu cerita yang mampu menyampikan isi hatiku.
  Aku mengerti kau begitu ingin menjauh dariku,namun tidak untuk saat ini,karena aku masih sangat membutuhkan bantuanmu.hanya bisa berkata:"sabarlah"menunggu waktu di mana kau bisa terlepas dariku.

Goresan 3 tentang Otak( organ)

Memenuhi ruang yang kau miliki adalah kebiasaanku,bebas memilikimu tanpa memberi batas,aku tahu itu tak pantas,namun aku puas.
Otakku,terimakasih masih manyimpan ideku,dan maaf kau harus ikut merasakan kepedihanku.Bersabarlah sedikit lagi,aku akan mengakhiri semua ini.Tidak untuk saat ini,namun mungkin untuk besok.
  Kau pasti menderita menerima terlalu banyak tekanan dari diriku,berusaha keras untuk tidak memberontak keluar dari tubuhku merupakan hal yang paling aku banggakan darimu,suatu hari nanti kau pasti mengerti mengapa aku seperti ini padamu.Kau teman terbaik yang aku punya,namun aku bukanlah orang baik yang kau kenal,setidaknya aku sedikit memahami keberadaanmu,dan selalu menjadikanmu tempat keluhku.
   Tak pernah memintamu untuk mengakhiri semua itu,namun aku yang harus mengakhirinya jika hari dimana aku harus beranjak meninggalkan aku.Namun jangan pernah kau hapus kehadiranku dalam ruangmu.



Goresan 2 tentang jantung( organ)

Memang kau tak lebih indah dibandingkan tuhanku,namun aku sangat beruntung memilikimu,setiap saat berdetak mengingatkanku akan keberadaan tuhanku.
    Tak pernah terlintas,jika kau tak pernah ada dalam diriku.Terima kasih telah menerimaku dengan sangat tulus,dan maaf aku terlalu egois untuk kau miliki.kau setia menjagaku dalam lelap,namun aku tak pernah menjagamu,sekali lagi maafkan aku yang telah menyusahkanmu,tak pernah memberimu waktu menikmati keberadaanmu,itu adalah kesalahanku.
     kau tak perlu khwatirkan aku,karena aku tak selamanya mengganggumu,suatu saat nanti aku akan pergi...




Goresan 1 tentang hati(organ)

Hatiku,sabar sedikit menerimaku yang tak pernah memberimu kesempatan untuk beristirahat,aku tau kau lelah,tapi aku tak bisa melepaskanmu.Aku masih membutuhkanmu mendengarkan ceritaku.Cerita sedihku melewati batas sedikit,aku ingin kau menyimpannya,dan tak akan membuangnya kelak.
   Hatiku ,terima kasih telah menerimaku dalam ruanganmu yang tak cukup besar.Namun aku menyukainya,berada didalamnya membuat aku melupakan sejenak masalah yang tengah menyapaku.Tak perlu memberiku semangat,kau cukup mendengarkan aku,karena aku hanya butuh teman bercerita.
   Hatiku,kau memangtak akan pernah hidup,dan mampu menemaniku di dunia nyata,namun aku sangat bahagia memilikimu,kau yang paling mengerti aku.

Coretan 4

Diam ini menyimpan beberapa tanda tanya jyga harapan,kegalauan,kesedihan,kepedihan,mungkin suatu saat hatiku menjerit karena menanggung beban terlalu berat,hingga tak ada lagi ruang kosong yang bisa dijadikan tempat.
    Hatiku tak terlalu kuat menampung beban yang lebih dari sedikit ini,namun akan aku kemanakan semuanya,tak ada tempat yang mampu menampungnya selain hatiku sendiri.Wahai hatiku maafkan aku yang telah menyusahkanmu,beri aku sedikit waktu lagi untuk menumpahkan semua yang terjadi padaku selam ini .

     Jika besok aku tak menumpahkan segala yang terjadi padaku,mungkin aku telah pergi meninggalkanmu,jangan tanyakan aku kemana,karena aku tahu kau pasti mengerti kemana aku pergi.Ingat saja semua yang telah aku catat di dalam ruanganmu,sebelum semuanya berakhir aku hanya ingin berterima kasih kepadamu,karena kau telah menjaga semua kesahku,kau tak perlu resah,karena aku tak punya banyak kesempatan lagi menemanimu,kau juga tak harus menangisikepergianku karena kau tahu seperti apa aku,dan kau boleh menghapus semua kesahku jika aku telah meninggalkanmu.